TVRINews, Merauke
Sekitar 85 warga binaan muslim bersama para pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke melaksanakan salat istisqa dan doa bersama pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan ini digelar untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau berkepanjangan yang melanda Merauke.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan.
Salat istisqa dan doa bersama tersebut dilaksanakan serentak di berbagai lapas di seluruh Indonesia.

Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Hendrik, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon hujan di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.
"Ini adalah ikhtiar spiritual kami untuk memohon turunnya hujan," ujar Hendrik, dikutip Sabtu, 19 September 2026.
Menurut Hendrik, salat istisqa di Lapas Merauke dilaksanakan satu kali sesuai arahan dalam surat edaran.
Ia berharap, melalui salat dan doa bersama ini, hujan segera turun dan kondisi kemarau di Merauke dapat segera berakhir.
Pelaksanaan salat istisqa ini juga memperlihatkan kebersamaan antara warga binaan dan petugas dalam satu kegiatan keagamaan. Warga binaan muslim dan pegawai lapas melaksanakan ibadah dan berdoa bersama di masjid lapas.
Kemarau berkepanjangan yang dirasakan masyarakat Merauke menjadi latar dari kegiatan ini. Melalui salat istisqa dan doa bersama, pihak lapas berharap permohonan tersebut dikabulkan sehingga kondisi kemarau segera berlalu dan hujan kembali turun di Merauke.










